Facebook

Selasa, 04 November 2014

Teknologi Pendidikan








Media pembelajaran menggunakan proyektor

Solusi yang diciptakan apa ?
         Di era modern seperti sekarang ini, banyak yang harus kita ikuti sesuai tuntunan zaman yang serba canggih. Apalagi jika berkaitan dengan dunia pendidikan. Sistem pembelajaran pada zaman sekarang sudah sangat berbeda jauh dibanding dengan sistem belajar yang masih terkesan tradisional. Komponen-komponen untuk menunjuang berlangsungnya proses belajar mengajar juga sudah dilengkapi dengan berbagai alat teknologi. Tujuan utama penggunaan teknologi di dalam sistem pembelajaran adalah untuk memudahkan dan mengefektifkan pembelajaran agar menjadi lebih baik dari sebelumnya dalam waktu dan kondisi yang lebih baik. Salah satu media yang digunakan dalam pembelajaran adalah LCD Projektor/Proyektor.
Sasaran untuk siapa ?
Media pembelajaran ini sebagai media pembelajaran di sekolah/kelas. Dalam hal ini para siswa/pelajar bisa menggunakan fasilitas media ini. Karena sesuai dengan perkembangan jaman di era modern ini , maka proyektor ini sangat menunjang untuk media pembelajaran.
Masalah yg mau diselesaikan apa dibalik pembuatan teknologi pendidikan tersebut ?

1. Lebih Efektif dan Efisien
            Dengan menggunakan LCD Proyektor, waktu yang digunakan untuk mengajar tidak terbuang sia-sia hanya untuk menulis di papan tulis, dan membuat catatan. Selain itu kualitas visual akan lebih nyaman dengan materi yang dapat terlihat dengan jelas di banding dengan menulis di papan tulis. Hal inilah yang dapat membuat waktu belajar menjadi efektif, dan suasana belajar mejadi efisien
http://remajasampit.blogspot.com/
2. Ramah Lingkungan

            Karena LCD Proyektor hanya menggunakan tenaga listrik, maka dapat dikatakan sangat ramah lingkungan dari pada menulis di whiteboard dengan spidol, atau menulis di papan tulis dengan kapur. Selain tidak mencemari lingkungan yang akibatnya dapat mengganggu kesehatan, LCD Proyektor juga amah lingkunga, bisa digunakan kapan saja dan dimana saja dengan praktis dan cepat.

http://remajasampit.blogspot.com/
3. Membiasakan peserta didik dengan teknologi

            Secara tidak langsung, penggunaan LCD Proyektor dapat mendidik siswa agar lebih mengeluarkan de-ide kreatifnya dalam penggunaan teknologi. Yang dapat brguna bagi perkembangan dirinya di era modernisasi yang semakin berkembang.

http://remajasampit.blogspot.com/
4. Mengikuti Standar Pendidikan

            Hampir disetiap sekolah di perkotaan menggunakan media pembelajarn berupa LCD Proyektor. Lambat laun sistem pembelajaran yang seperti ini akan semakin berkembang hingga ke sekolah yang letaknya di desa atau pedalaman. Jadi dengan mengikuti standar pendidikan seperti ini, Maka pendidikn di Indonesia akan terus berkembang.

Media pembelajaran papan tulis kapur/whiteboard

Solusi yang diciptakan apa ?
Papan tulis, merupakan “alat” yang sangat diperlukan disetiap sekolah dan di kelas. Bahkan papan tulis dikatakan fasilitas yang mutlak diperlukan, seperti halnya diperlukan meja dan kursi. Dengan papan tulis, pengajar dapat menulis dan menjelaskan materi pelajaran secara efektif dan efisien, sehingga pembelajar dapat menerima pelajaran dengan baik. Papan tulis dapat di gunakan secara baik, dengan memperhatikan prinsip-prinsip penggunanaan papan tulis. Papan tulis, belum dapat dikategori sebagai “media pembelajaran”, tetapi sebagai alat pelajaran. 
Sasaran untuk siapa ?
Media pembelajaran ini sebagai media pembelajaran di sekolah/kelas. Dalam hal ini para siswa/pelajar bisa menggunakan fasilitas media ini. Walaupun di era modern ini papan tulis jarang digunakan , akan tetapi suka dijadikan icon sekolah , sering kali papan tulis juga di pergunakan untuk pembelajaran.
Masalah yg mau diselesaikan apa dibalik pembuatan teknologi pendidikan tersebut?
Penggunaan papan tulis pada saat menjelaskan materi pelajaran, memiliki nilai manfaat yang sangat penting, antara lain :
1.      Tidak memerlukan banyak pekerjaan dan persiapan.
2.      Penyajian pelajaran dapat dilakukan dengan jelas oleh pengajar selangkah demi selangkah dan secara sistematis.
3.      Dapat menjelaskan hal-hal sesaat (misalnya untuk menjawab pertanyaan).
4.      Apabila terdapat kekeliruan atau kesalahan dapat dilihat dan segera diperbaiki oleh pengajar secara langsung.
5.      Merangsang pembelajar untuk dapat belajar secara efektif.
6.      Pembelajar dapat melihat dan dapat membaca dengan jelas apa yang ditulis oleh pengajar di papan tulis.
7.      Memotivasi pembelajar untuk terbiasa bekerja pada papan tulis.

MEDIA AUDIO VISUAL

Solusi yang diciptakan apa ?
Media audio visual adalah media yang digunakan untuk menyampaikan materi pembelajaran, bukan hanya dengan indera penglihatan, tapi juga indera pendengaran. Melalui media audio visual seseorang tidak hanya dapat melihat atau mengamati sesuatu, melainkan sekaligus dapat mendengar sesuatu yang divisualisasikan, contoh seperti televise,video,permainan.
Sasaran untuk siapa ?
Media pembelajaran ini sebagai media pembelajaran di sekolah/kelas. Dalam hal ini para siswa/pelajar bisa menggunakan fasilitas media ini. Media ini berbeda dengan media yang kita bandingkan , media ini meliputi gambar visual dan audio. Para siswa/pelajar bisa menggunakan fasilitas ini di rumah. Namun pada pemakaian media ini perlu adanya penyaringan sebuah informasi, karena selain dari segi positif , media ini juga rentan akan segi negatifnya.

Masalah yg mau diselesaikan apa dibalik pembuatan teknologi pendidikan tersebut?
 Ada beberapa katehori media audio visual, diantaranya :
1.      Televisi
Istilah televisi terdiri dari dua kata “tele” yang berarti “jauh” dan “visi” yang berarti “penglihatan”. Jadi program televisi berarti suatu program yang memperlihatkan sesuatu dari jarak jauh/
Kelebihan televisi antara lain :
b.      Televisi bisa menyajikan model dan contoh-contoh yang baik bagi siswa.
c.       Televisi dapat membawa dunia nyata ke rumah dan ke kelas-kelas, seperti orang, tempat-tempat, dan peristiwa-peristiwa, melalui penyiaran langsung atau rekaman.
d.      Televisi dapat memberikan kepada siswa peluang untuk melihat dan mendengar diri sendiri.
e.       Televisi dapat menyajikan program-program yang dapat dipahami oleh siswa dengan usia dan tingkat pendidikan yang berbeda-beda.
g.      Televisi dapat menghemat waktu guru dan siswa, misalnya dengan merekam siaran pelajaran yang disajikan, dapat diputar ulang jika diperlukan tanpa harus melakukan proses itu kembali. Di samping itu televisi merupakan cara yang ekonomis untuk menjangkau sejumlah besar siswa pada lokasi yang berbeda-beda untuk penyajian yang bersamaan.      
      


Referensi : budi.staf.upi.edu

Minggu, 08 Juni 2014

Keindahan Alam Pantai Pangandaran



    Pantai Pangandaran merupakan sebuah objek wisata andalan Kabupaten Pangandaran (pemekaran dari Kabupaten Ciamis) yang terletak di sebelah tenggara Jawa Barat, tepatnya di Desa Pananjung, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Provinsi Jawa Barat. Pantai ini dinobatkan sebagai pantai terbaik di Pulau Jawa menurut AsiaRooms.


Cagar Alam 





           Cagar Alam Pangandaran memiliki kekayaan sumber daya hayati berupa flora dan fauna serta keindahan alam. Hutan sekunder yang berumur 50-60 tahun dengan jenis dominan antara lain laban, kisegel, merong , dan sebagainya. Juga terdapat beberapa jenis pohon peninggalan hutan primer seperti pohpohan kondang, dan benda . Hutan pantai hanya terdapat di bagian timur dan barat kawasan, ditumbuhi pohon formasi Barringtonia, seperti butun, ketapang.

Green Canyon


           Cukang Taneuh atau Green Canyon (Ngarai Hijau) adalah salah satu objek wisata di Jawa Barat yang terletak di Desa Kertayasa Kecamatan Cijulang, Kabupaten Ciamis ± 31 km dari Pangandaran. Ngarai ini terbentuk dari erosi tanah akibat aliran sungai Cijulang selama jutaan tahun yang menembus gua dengan stalaktit dan stalaknit yang mempesona serta diapit oleh dua bukit dengan bebatuan dan rimbunnya pepohonan menyajikan atraksi alam yang khas dan menantang.


Batukaras


           Batu Karas merupakan salah satu pantai yang menjadi tujuan wisata di daerah Pangandaran, Ciamis, Jawa Barat Objek wisata yang satu ini merupakan perpaduan nuansa alam antara objek wisata Pangandaran dan Pantai Batu Hiu dengan suasana alam yang tenang, gelombang laut yang bersahabat juga pantainya yang landai membuat pengunjung betah. Terletak di Desa Batukaras, Kecamatan Cijulang dengan jarak ± 34 km dari Pangandaran




Selasa, 03 Juni 2014

Mengenal Algoritma Pemrograman 1



Apa sih Algoritma Pemrograman itu ? hmm . .
nah disini ayo kita mengenal terkait dengan pemrograman

Sejarah Algoritma Pemrograman 




                Algoritma berasal dari nama penulis buku, yakni Abu Ja’far Muhammad Ibnu Musa Al-Khwarizmi yang berasal dari Uzbekistan. Orang Barat menyebut Al-Khwarizmi dengan Algorism.
                Pada saat itu, Al-Khwarizmi menulis buku dengan judul Al Jabar wal-Muqabala yang artinya 'Buku Pemugaran dan Pengurangan' (The book of Restoration and Reduction). Dari judul buku tersebut, kita juga memperoleh kata “aljabar” atau biasa dikenal dengan algebra.
                Abu Abdullah Ibnu Musa al-Khawarizmi (770M-840M) lahir di Khawarizm (Kheva), kota yang berada di selatan Sungai Oxus (sekarang disebut Uzbekistan) pada 770 M. Al Khawarizmi merupakan salah satu ilmuan terkenal di zamannya. Ada beberapa cabang ilmu matematika yang berhasil ditemukannya, antara lain yang dikenal sebagai astronom dan geografer.
                Awalnya, algoritma merupakan istilah yang merujuk kepada aturan-aturan aritmetis yang berguna untuk menyelesaikan persoalan dengan menggunakan bilangan numeric Arab.

ü  Dahulu bangsa eropa belum mengenal angka arab.
ü  Bangsa eropa menggunakan kata arithmetic sebagai metode perhitungan umum.
ü  Abu Jafar Muhammad Ibnu Musa al-Khawarizmi (ilmuwan muslim) mengenalkan angka arab.
ü  Beliau dipanggil algorism oleh orang eropa.
ü  Penggunaan kata algoritma pertama, "Algoritma Euclidean" pada 1950.
ü  Kata algorism muncul di kamus webster, 1957.
ü  Kata algorism semakin sering digunakan (populer).
ü  Orang barat keliru dengan menempatkan -thm (arithmetic) menggantikan -shm (algorism) sehingga jadi algorithm.
ü  Algorithm menggantikan arithmetic.
ü  Algorithm diserap menjadi algoritma dalam Bahasa Indonesia.
ü  Algoritma sebagai deretan langkah-langkah komputasi yang mentransformasikan data masukan menjadi keluaran.
ü  Algoritma sebagai deretan instruksi yang jelas untuk memecahkan masalah, yaitu untuk memperoleh keluaran yang diinginkan dari suatu masukan dalam jumlah waktu yang terbatas.
ü  Algoritma sebagai prosedur komputasi yang terdefinisi dengan baik yang menggunakan beberapa nilai sebagai masukan dan menghasilkan beberapa nilai yang disebut keluaran.

NOTASI ALGORITMA




Nah sekarang kita mulai menginjak ke materi Notasi Algoritma , ok lets study !! :D

  Terdapat tiga cara menulis notasi algoritma :

  1.  Notasi Deskriptif
  2.  Notasi Flow-chart
  3.  Notasi Pseudocode
Contoh notasi algoritma dengan deskriptif (kalimat):
Algoritma menghitung luas persegi panjang:
1. Menampilkan perintah kepada pengguna untuk memasukkan nilai panjang dan lebar
2. Membaca dan menyimpan nilai panjang dan lebar
3. Melakukan perhitungan luas persegi panjang
4. Menampilkan hasil perhitungan luas

notasi algoritma dengan flow-chart Algoritma menghitung luas persegi panjang:


 Contoh algoritma menghitung luas persegi panjang :

PROGRAM Penghitung Luas Persegi Panjang

KAMUS
panjang, lebar, luas: float
luas <-- panjang * lebar
ALGORITMA
     output("Masukkan nilai panjang di sini (dalam cm): ")
                input(panjang)
                output("Masukkan nilai lebar di sini (dalam cm): ")
                input(lebar)
                process(luas=panjang*lebar)
                output(luas)

eitsss . . . ada yang paling penting disini , nah ada tahapan kompilasi untuk bisa menjalankan sebuah algoritma tertentu , ok lets go ! 

ü  Komputer tidak bisa langsung menjalankan program yang dibuat dengan    bahasa C
ü   Bahasa C tidak dimengerti komputer
ü   Komputer hanya mengerti program dengan bahasa mesin (assembly)
ü   Dibutuhkan pihak ketiga untuk mengompile bahasa C ke dalam bahasa mesin



Rabu, 19 Maret 2014

Resume Materi Soldering


Resume Materi Soldering
(Membuat Rangkaian Sederhana)





       Pada pertemuan kali ini kita akan belajar bagaimana cara menyolder yang baik , Solder merupakan alat bantu dalam merakit atau membongkar rangkaian elektronika pada rangkaian yang terdapat pada papan pcb. solder merupakan alat elektronika yang mengubah energi listrik menjadi energi panas. Solder banyak jenis dan beragam bentuknya, pada umumnya berbentuk seperti pistol, dan lurus dengan mata solder di ujung yang berbentuk lancip, dan dilengkapi tombol pengatur suhu ukuran tinggi rendahnya panas yang dihasilkan untuk membuat kawat timah mencair agar dapat melepaskan atau menyatukan kaki-kaki komponen pada papan Pcb. Suhu panasnya yang terlalu berlebihan dapat merusak komponen atau menyebabkan komponen lain ikut terlepas. Solder pula digunakan untuk upaya alternatif jumper dengan menghubungkan kabelkecil pada hubungan yang putus pada papan Pcb agar yang retak atau terputus agar dapat tersambung kembali.


         Ok teman , mari kita mencoba untuk menyolder , sebelum itu kita persiapkan terlebih dahulu material – material nya , alat - alat yang di butuhkan diantaranya :


1. Solder ( alat untuk melelehkan tinol ) 





2. Tinol (metal yang mempunyai titik cair cukup rendah sehingga mudah mencair)




3.  Resistor (Sebuah Hambatan Pada Rangkaian Elektronika)




4. Batu Battery (sebagai sumber daya listrik pada rangkaian)




5. Multitester (alat untuk mengetes komponen sebelum dilakukan penyolderan)





6. Tang / Penjepit ( untuk memotong batang suatu komponen yang tidak diperlukan)





7.  Penyedot / Penghisap Solder ( mengganti atau membuang solder bila terjadi suatu kesalahan)



8. LED (Sebuah Dioda yang memancarkan cahaya)




9.PCB ( Sebuah Plat Untuk memasang atau menempelkan setiap komponen-komponen)





10.Pasta solder ( untuk membersihkan bekas timah yang ada di mata solder)




11 . Dudukan Solder ( alat untuk menyimpan solder supaya aman dan tertib)






Nah itulah tadi alat-alat yang kurang lebihnya dibutuhkan untuk membuat suatu rangkaian.  


    Cara Kerja :

1.      Kita panaskan terlebih dahulu solder nya kira 5-10 menit ,
2.      Kemudian siapkan bahan dan alat lainnya seperti : tinol/timah , dudukan solder , pasta solder ,multimeter       , tang/ penjepit , resistor , LED , dll
3.      Cek resistor terlebih dahulu menggunakan multitester sebelum melakukan penyolderan
4.      Pasang resistor dan LED pada PCB secara seri maupun parallel.
5.      Sebelum dilakukan penyolderan kita coba terlebih dahulu berhasil nyala atau tidak lampu LED nya          dengan battery.
6.      Apabila sudah nyala kita bisa langsung menyoldernya dengan solder dan tinol  dengan rapih
7.      Setelah itu potong batang resistor yang tidak terpakai menggunakan tang\penjepit.
8.      Maka Hasilnya :


Rangkaian Seri Dan Paralel



Tips buat teman-teman ! 

Cara melakukan penyolderan yang baik :

1. Tancapkan solder pada kontak listrik
2. Tunggu Solder hingga panasnya mencukupi
3. Ujung solder dibersihkan dengan spons basah
4. Jika solder baru, ujung solder dilapisi dulu dengan timah tipis dan merata.
5. Bersihkan bahan yang akan disolder (harus bebas dari lemak, karat atau kotoran lainnya)
6. Komponen dipasang erat pada PCB (lubang tidak longgar), sehingga komponen tidak goyang
7. Tempelkan ujung solder pada kaki komponen dan PCB yang akan di patri hingga panasnya cukup
8. Kemudian tempelkan timah pada ujung solder sampai meleleh dengan jumlah yang cukup sampai patri/timah terlihat mengepyar,
9. Angkat solder dan timah, tunggu beberapa saat sampai timah mengeras dan komponen tidak goyang. Selesai

Perhatikan gambar berikut adalah hasil penyolderan yang benar dan salah :






          Cara penyolderan yang salah dan sering terjadi adalah timah patri ditempel pada ujung solder, kemudian dibawa ke tempat yang akan dipatri. Cara yang demikian ini sama sekali tidak dianjurkan, karena kedua media yang akan dipatri harus sama-sama dalam keadaan panas, baru patri dilelehkan diatasnya.

          Untuk pematrian komponen semiconductor (seperti Transistor, IC), usahakan proses pemanasan sesingkat mungkin, dengan cara menunggu terlebih dahulu solder mencapai panas yang cukup tinggi sebelum ditempelkan. Bila perlu body komponen semi konduktor dibungkus dengan kain basah sehingga panas dari kaki komponen tidak menjalar ke body komponen atau apabila iC atau transistor menggunakan Headsink/pendingin pasang terlebih dahulu pendingin tersebut ke bodi komponen, lalu lakukan penyolderan. Hal ini dilakukan karena komponen tersebut mudah rusak jika panas berlebihan.

          Setelah penyolderan pemasangan komponen selesai semua, muka PCB bekas patrian dibersihkan dengan thinner untuk menghilangkan sisa-sisa pasta yang masih menempel di PCB.

- sumber cara penyolderan yang baik:



Nah Semoga Bisa Bermanfaat Bagi teman-teman semua !

Mohon Kritik dan saran nya yang sifatnya membangun , Terimakasih ! :D